Marah

IMAM Syafie ada menegaskan: "Marah adalah satu di antara panah syaitan yang mengandungi racun. Oleh itu hindarilah ia agar kamu dapat menewaskan syaitan dan bala ten teranya."

Apabila marah dituruti, ia akan membakar kebaikan seperti api membakar kayu dan tiada yang tertinggal kecuali debu. Bagi menghilangkan perasaan marah ada beberapa panduan yang boleh diikuti, iaitu:


1. Perlu berasa malu dengan Allah atas segala tindakan kita. Allah memerhatikan segala tindakan dan sikap biadab kita.

2. Apabila datang perasaan hendak marah, ingatlah kita ini hanya manusia yang hina.

3. Banyakkan berdiam diri dan berdoa kepada Allah supaya Allah selamatkan kita daripada sifat marah.

4. Hendaklah ingat kesan daripada sifat marah. Ia mungkin membawa kepada permusuhan dan balas dendam daripada orang yang kita marahi.

5. Cuba bayangkan betapa buruknya rupa kita ketika marah. Ia lebih buruk daripada perlakuan seekor haiwan apabila kita dalam keadaan marah.

6. Apabila datang perasaan marah, banyakkan membaca isti'azah kerana marah itu datang daripada syaitan.

7. Apabila marah sedang memuncak, ambillah wuduk kerana ia dapat menenangkan api kemarahan yang sedang membara.

8. Jika marah tidak dapat hilang dengan melakukan perkara seperti di atas, hendaklah tidur. Ini kerana ia dapat meredakan perasaan marah apabila bangkit dari tidur nanti.

9. Tauhid kita perlu tepat. Setiap sesuatu itu datang daripada Allah dan akan kembali kepada Allah. Kenapa kita perlu marah?

10. Apabila kita bersalah, kita tidak suka orang memarahi kita. Begitu juga dengan orang lain yang melakukan kesilapan, tidak suka dimarahi, sebalik ditegur secara baik.

11. Satu cara lagi, apabila marah datang, sedangkan kita berdiri, duduklah.
Apabila duduk, bersandarlah. Insya-Allah marah akan mula reda.

1 comment:

Bersama Dakwah Islam said...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah mendapatkan ilmu yang bermanfaat lagi, ijin menambahkan sedikit Cara Meredam Amarah yaitu Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk orang yang kuat.

Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan:

1. Membaca Ta'awwudz. Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A'uudzu billah mina-syaithaani-r-rajiim Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk (H.R. Bukhari Muslim).

2. Berwudlu. Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda Kemarahan itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah (H.R. Abud Dawud).

3. Duduk. Dalam sebuah hadist dikatakanKalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah (H.R. Abu Dawud).

4. Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah (H.R. Ahmad).

5. Bersujud, artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuahhadist dikatakan Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud). (H.R. Tirmidzi)

Wallahu a'lam

semoga bermanfaat, maaf bila ada kesalahan, karena saya juga masih belajar dan masih perlu banyak bimbingan dari yang ahlinya, terimakasih dan salam ukhuwah wahai saudaraku.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...